Cara penetapan 1 Syawal menurut Aliran-aliran di indonesia

Al Mudhlor juga merayakan 1 syawal pada hari minggu lalu. Wajar saja aliran ini menetapkan syawalnya lebih awal itu di karenakan aliran ini memulai puasa lebih awal tiga hari dari penetapan pemerintah. Kenduri Syawal yang tertutup bagi umat muslim lainnya di lakukan oleh aliran Mudhlor ini . Aliran Mudhlor seperti di Jawa Timur dan lampung juga merayakan 1 Syawal pada hari Minggu.

Bukan perkara baru , umat islam di indonesia tidak merayakan Hari Raya Idul Fitri secara bersamaan , pasalnya masing-masing aliran punya hitung-hitungan ilmu hisab dan astronomi sendiri untuk menentukan jatuhnya 1 syawal.Lain lagi aliran Nagsabandiyah Padang ini merayakan Idul Fitri pagi tadi, karena  mereka sudah menjalankan ibadah puasa menjalankan Ramadhan jauh lebih awal dari keputusan pemerintah. ini bukan pertama kali pertama  jamaah nagsabandiyah mendahului ketetapan pemerintah, pasalnya penetapan hisab salah satu aliran Seupisme ini di hitung dari jatuhnya idul fitri dari tahun sebelumnya.

Hal yang sama juga di yakini Jamaah An Nadzir SulSel, mereka sudah puasa pada tanggal 31 September 2008, satu hari lebih awal dari ketetapan pemerintah.Jamaan An Nadzir punya hitung-hitungan sendiri soal ilmu hisab dan astronomi yang mereka yakini turun menurun.  Mereka menetapkan  1 Syawal melalui melihat air pantai yang pasang surutnya di yakininya menetapkan 1 Syawal.

Perbedaan hari raya Idul Fitri memang bukan penomena baru di tanah air. Dua ormas islam Nahdathul Ulama dan Muhammadiyah juga punya cara berbeda tentang penetapan satu Syawal.NU yang memiliki 45 juta pengikut menentukan 1 syawal dengan pendekatan rukyat atau melihat hilal. Proses hisab juga di lakukan sebagai bahan previkasi. Ini dilakukan jika bulan yang seharusnya terlihat tidak tampak karena terhalang awan.

Sedangkan Muhammadiyah menggunakan pendekatan hisab, sebenarnya pendekatan hisab tidak ada sejak jaman Rasulullah SAW, namun aliran muhammadiyah yakin metode ini paling tepat untuk di manfaatkan pada zaman modern seperti sekarang.

Berbeda bukan berarti tidak sama , meski merayakan hari raya di hari yang berbeda , umat islam di negeri ini tatap memaknai hari Fitri sebagai hari kemenangan .

1 Syawal menurut pemerintah akan jatuh pada 1 Oktober 2008, itupun menunggu sidang Itsbat pada hari selasa nanti,

Sumber berita Reportase trans7

Tinggalkan Balasan