Fitna The Fitnah” perlu tindakan nyata hentikan peredaran film” fitna” di Internet

Ketua Badan Kerja Sama Antar Parlemen  DPR-RI Abdillah Toha mengatakan perlu tindakan nyata untuk menghentikan beredarnya Film Fitna di internet. Sebab film itu berisi penafsiran yang keliru tentang ayat Al-Quran dan menonjolkan kelompok kecil teroris sebagai representasi Islam “ katanya di Jakarta Jumat malamAnggota Komisi I DPR-RI itu mengatakan , setelah TV Belonda menolak menayangkan film Fitna buatan anggota parlemen Negara itu telah beredar luas di jaringan Internet.“Pemerintah kita melalui Departemen Luar Negeri (DEPLU) memang telah mengutuk , tapi diperlukan tindakan nyata karena film itu tetap beredar di Internet. Jika film tersebut terus beredar di Internet , menurut politisi senior Partai Amanat Nasional (PAN) itu , maka dikwatirkan akan membahayakan kerukunan umat beragama dan keamanan serta memvrovokasi Radikalisme.“ karena saya telah menghubungi dan meminta Mentri Komuikasi dan Informatika (Menkominfo) agar pemerintah RI memblokir situs Youtube dan Liveleak untuk sementara , sampai mereka benar-benar mencabut tayangan tersebut” ungkapnya.Respon dari Menkominfo, demikian Abdillah Toha , cukup positif, “Mentri segera mempertimbangkan dengan serius,” katanya lagi.Pemblokiran seperti itu pernah terjadi ketika Thailand memblokir Youtube , yang menayangkan video yang menhina raja mereka “Tidak berapa lama Youtube mencabut tayangan itu  dan pemblokiran di batalkan ,” ungkap Abdillah.Informasi dari BARA POS

2 Tanggapan

  1. ayo , semua ikut mendukung supaya nda tersebar lagi

  2. @ relylife
    betul mas ayo… kita dukung supaya jangan tersebar ini film

Tinggalkan Balasan