BALIKPAPAN, KOMPAS.com — Polda Kalimantan Timur akan memanggil pihak Bank Indonesia sebagai saksi ahli terkait kasus pembobolan Bank BNI Cabang Samarinda.
“Kami akan memanggil saksi ahli dari pihak perbankan, yakni pihak BI,” kata Kapolda Kaltim Irjen (Pol) Mathius Salempang di Balikpapan, Senin (25/1/2010).
Selain itu, pihaknya akan memanggil bank-bank lain yang bersangkutan dengan kasus pembobolan Bank BNI Cabang Samarinda.
“Karena akses perbankan tidak akan terbuka bila tidak ada kode, mengenai waktu pemanggilan pihak bank-bank belum ditentukan,” ujarnya.
Dengan demikian, Polda Kaltim sudah mengamankan tujuh tersangka pembobol Bank BNI Cabang Samarinda yang mengalami kerugian sekitar Rp 4,7 miliar.
Para tersangka yang telah diamankan oleh Satuan Ekonomi Khusus Direktorat Reserse dan Kriminal (Sat Eksus Ditreskrim) Polda Kaltim adalah SA, Sy, AR, IH, SU, AJ, dan IR.
Tersangka SA adalah seorang pengacara. Ia diamankan di rumahnya di Jalan MT Haryono, Samarinda Ulu, Jumat pagi sekitar pukul 09.00 Wita. Adapun AR adalah General Manager Hotel Grand Victoria di Samarinda, sekitar pukul 15.00 Wita di tempat kerjanya.
Para pelaku melakukan pembobolan dengan modus pin kartu debit palsu.
Kartu debit palsu itu dipergunakan salah satu tersangka, yakni IH, yang berprofesi sebagai kasir di hotel tersebut untuk membuat tagihan palsu yang ditujukan ke Bank BNI Cabang Samarinda.
Kedua tersangka yang ditangkap adalah wanita yang berinisial AJ dan IR. Mereka berprofesi sebagai kasir dan front office di hotel Grand Victoria Samarinda, dan ditangkap pada Sabtu siang.
Mathius mengatakan, ketujuh tersangka dikenakan Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) dengan ancaman hukuman delapan tahun penjara dan denda Rp 800 juta.
Polisi sampai sekarang belum menuju kasus kejahatan perbankan mengenai tindakan para pelaku meskipun telah melakukan pembobolan sebanyak 344 kali selama setahun beroperasi, dengan hasil membobol senilai Rp 4,7 miliar menggunakan tagihan palsu ke BNI Cabang Samarinda.
informasi dari: http://regional.kompas.com/read/2010/01/25/20085415/Ada.Dua.Wanita.Ikut.Membobol.4.7.Miliar.Bank.BNI
DIarsipkan di bawah: bca, bni, bri, hacker, mandiri, pembobol bank | Leave a Comment »



